Untaian Nasehat yang Indah

Sabtu siang, May 12, 2012 12:23:47 di sa’at menunggu anak2 les piano.
Entah sudah beberapa kalinya aku membacanya……

Nasehat Rasulullah kepada Abu Hurairah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Jauhilah keharaman..
Niscaya kamu menjadi orang yang paling beribadah..

Ridholah dengan pembagian Allah untukmu..
Niscaya kamu menjadi manusia yang paling kaya..

Berbuat baiklah kepada tetanggamu..
Niscaya kamu menjadi mukmin sejati..

Sukailah untuk manusia sebagaimana kamu suka untuk dirimu..
Niscaya kamu menjadi muslim sejati..

Jangan banyak tertawa..
Karena banyak tertawa mematikan hati..

(HR Thabrani dan dishahihkan oleh syaikh Al Bani dalam shahih jami’ no 100).

Naungan di Padang Makhsyar hari Qiyamat

Disaat matahari diatas kepala, kondisi tubuh tak berpakaiaan, kaki pun tak beralas, dan disaat itu kita menunggu dan menunggu hari peradilah akbar.

Ada beberapa kelompok manusia mendapatkan keteduhan di hari yg sangat panas itu.. Mereka adalah yg ternaungi oleh naungan dari Allah Ta’ala,
Dalam hadits shohih disebutkan:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ, إِمَامٌ عَادِلٌ, وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ اللَّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ يَمِينُهُ مَا تُنْفِقُ شِمَالُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

Dari Abu Hurairah ra berkata, aku mendengar Rasulullah s bersabda,
“Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah pada hari yang tidak ada naungan selain naungan-Nya;
1. Seorang imam yang adil.
2. Seorang pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah ‘azza wa jalla.
3. Seorang lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid.
4. Dua orang yang saling menyintai karena Allah, keduanya bertemu dan berpisah karena Allah.
5. Seorang lelaki yang diajak berbuat mesum oleh wanita berkedudukan lagi cantik, lalu ia berkata, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah ‘azza wa jalla.’
6. Seorang lelaki yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan tangan kanannya.
7. Dan seorang lelaki yang berdzikir kepada Allah dalam kesendirian, lalu meneteslah air matanya.”

[Shahih, diriwayatkan Al-Bukhari (660) dan Muslim (1031)].
Ustad Agus Hendra.

Leave a Reply

*