May
17
2012

Mesin cuci portable dengan ukuran compact

Seringkali saat kita bepergian jauh dan mengharuskan menginap di hotel, akan di sibuk-kan dengan kegiatan mencuci baju. Kalau ada budget untuk laundry di Hotel, sebenarnya nggak masalah…. kita tinggal bungkus baju kotor dan serahkan ke pihak Hotel untuk di laundry. Namun biasanya…. biaya laundry lumayan mahal.

Bagaimana solusinya ?

Apakah ada mesin cuci ukuran mini?

Ya… Saya agak terkejut ketika sedang mencari-cari appliance menemukan benda ini. Sepertinya benda ini sangat cocok dengan kita yang tinggal di apartemen kecil, mahasiswa/ yang sedang kost atau kita yang sedang bepergian jauh.

Ini video sekilas tampilan-nya.

Benda buatan PANDA ini, saat tulisan ini di buat, menempati urutan satu dalam kategori TOP #1 WISHED APPLIANCE in Washer.

Ini beberapa komentar positif mengenai mesin cuci portable buatan PANDA:

This is the washer that can do it. If you are living in a small apartment or are on a budget and are tired of schlepping clothes to the laundry every week or the endless hunt for quarters – this is for you.”

“If you have a small apartment, and/or hate the laundromat – you can’t beat the size, performance, convenience or price of this washer. It’s awesome. ”

“Overall, I am pleased with it. I’m tired of loading up huge bags into a taxi and heading to the laundrymat. I live in a small apartment so it fits my needs just fine. I can already tell that my life will be much easier with this machine”

This thing is AMAZING. If you follow the directions, and use common sense, it will clean your clothes. I use it in conjunction with the Laundry Alternative Spin Dryer and then hang my clothes up to dry on an indoor line.”

“I just love this.. It is so much more than I expected. I can wash alot more than I thought . It has a very solid structure. It is strong when it rotates the wash.”

Silahkan memesan barangnya di sini.

Happy washing :-)

Possibly Related Posts:


May
17
2012

Nyicil Materi EHB

Sejak minggu kmrn udah mulai nyicil materi utk EHB tapi nggak selesai-selesai….
Maklumlah materinya banyak bener yang harus diulang untuk dipelajari kembali….

Apalagi yang namanya pelajaran IPS kelas 5, ada 93 halaman.
Alhamdulillah Rafi dalam 1 malam dapat menyelesaikan 2 bab IPSnya….

Terkadang aku berpikir, kasihan anak2 harus terbebani oleh materi yang begitu banyak….
Ini baru hanya pelajaran IPS saja, belum lagi dg pelajaran PKNnya, IPAnya, ditambah lagi dengan PLBJnya….
Apakah hal ini tidak terpikirkan oleh pihak pemerintah??

Pagi ini kamis, May 17, 2012 aku sudah duduk manis menemani anak2 belajar…. Rafi melanjutkan membaca materi IPSnya yg kmrn belum terselesaikan, melihat wajah Rafi sepertinya dia sdh mual…. Tapi apa boleh buat, itulah yg hrs dia jalani sa’at ini…

Irfan adiknya Rafi pun tidak ketinggalan utk menyicil pelajaran utk EHBnya…
Kali ini PKN yg dibacanya.
Alhamdulillah guru yg mengajarkannya rajin membuatkan “mind mapping”. Hal ini dimaksudkan utk memudahkan anak2 utk memahami materi dr pelajaran PKN.
Meskipun materi yg dipelajari anak kls 4 sa’at ini tentang badan legislatif, kementrian, gubernur….
Rasanya belum sa’atnya mereka mempelajari materi seberat itu…..
Mau dibawa kemanakah mereka ini??

Possibly Related Posts:


May
15
2012

Refreshing Sejenak

Udah beberapa kali, anak2 minta utk nonton “the avengers”, mereka bilang “filmnya bagus bu…teman2 aku udah byk yg nonton….
Jangan minggu dpn bu, nanti kita kehabisan…”

Semalam akhirnya menyempatkan diri menemani anak2 nonton….
Karena kalo nontonnya minggu dpn, Rafi dan Irfan EHB.
Seperti biasanya nonton pd hari kerja, utk mengajarkan anak2 “berHemat”…..
Meskipun semalam dpt ticket pertunjukkannya mulai jam 21.15.

Sebelum nonton, si bungsu Irfan minta dibelikan “ice durian”, hhhmmm bener2 terasa sekali duriannya…. Habisin ice durian Irfan ternyata bikin kenyang jg ya….

Tidak terasa, selesai pertunjukkan jam 23.30… Ngantuk sekali rasanya, padahal esok harinya mrk hrs ke sekolah….

Senang rasanya bisa membahagiakan mereka….. :)

Possibly Related Posts:


May
14
2012

Saatnya Menanam Pohon Ketaatan

Saatnya Menanam Pohon Ketaatan

Saudaraku, kehidupan ini adalah ladang amal bagi kita. Apabila kita menanam kebaikan-kebaikan di dunia ini, niscaya kita akan menuai hasil yang menggembirakan di hari kemudian. Namun sebaliknya, apabila ternyata yang kita tanam justru perbuatan dosa dan kemaksiatan, maka jangan salahkan siapa-siapa jika buah yang nantinya kita rasakan di hari kemudian adalah buah Zaqqum dan minuman mendidih yang menjijikkan dan menghancurkan saluran pencernaan.

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Tahun ibarat sebatang pohon sedangkan bulan-bulan adalah cabang-cabangnya, jam-jam adalah daun-daunnya dan hembusan nafas adalah buah-buahannya. Barang siapa yang pohonnya tumbuh di atas kemaksiatan maka buah yang dihasilkannya adalah hanzhal (buah yang pahit dan tidak enak dipandang) sedangkan masa untuk memanen itu semua adalah ketika datangnya Yaumul Ma’aad (kari kiamat). Ketika dipanen barulah akan tampak dengan jelas buah yang manis dengan buah yang pahit. Ikhlas dan Tauhid adalah ‘sebatang pohon’ di dalam hati yang cabang-cabangnya adalah amal-amal sedangkan buah-buahannya adalah baiknya kehidupan dunia dan surga yang penuh dengan kenikmatan di akherat. Sebagaimana buah-buahan di surga tidak akan akan habis dan tidak terlarang untuk dipetik maka buah dari
tauhid dan keikhlasan di dunia pun seperti itu. Adapun syirik, kedustaan, dan riya’ adalah pohon yang tertanam di dalam hati yang buahnya di dunia adalah berupa rasa takut, kesedihan, gundah gulana, rasa sempit di dalam dada, dan gelapnya hati, dan buahnya di akherat nanti adalah berupa buah Zaqqum dan siksaan yang terus menerus…” (Al Fawa’id, hal. 158).

Sumber: http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/buah-kemaksiatan-dan-kelalaian.html

Possibly Related Posts:


May
13
2012

Penghalang-Penghalang Terkabulnya Do’a

Minggu pagi ini ke pasar ditemani Mas Faiz. Karena jarak rmh dg pasar dekat, kami berdua berjalan kaki… Tiba2 Mas Faiz bertanya: “ibu, ibu tiap hari ke pasar seperti ini ya?”

Subhanallah, Mas Faiz berusaha membantu ibunya utk membawakan belanjaan…

Sa’at aku mengeluarkan sejumlah uang utk membayar ayam yg kami beli. Mas Faiz pun bertanya lagi: “mahal sekali harga ayam ya bu….”

Memang sudah lama sekali, saya tidak mengajaknya ke pasar tradisional….

Selesai belanja di pasar, Mas Faiz sempat mengamati wajah ibunya yg bersimpuh dengan keringat didahinya…. Pertanyaan pun terlontar kembali: “bu, ibu berkeringat….”
Mas Faiz benar2 mengamati ibunya….

Sepulang dr pasar, sempat mampir ke Superindo utk membeli beberapa bahan yg tdk dibeli di pasar. Ini salah satu tips belanja hemat yg saya lakukan….

Sampai di rmh, langsung mengolah ayam utk dijadikan menu hari ini “Sambal Goreng Ayam Berkuah”,
Alhamdulillah, semua menikmatinya….

Sebelum menemani anak2 tidur siang, terusik utk melengkapi blog ku kali ini dg:

PENGHALANG-PENGHALANG TERKABULNYA DOA

Saat doa telah memenuhi syarat maka اَللّهُ سبحانه وتعالى akan mengabulkan permohonan orang yang berdoa secara langsung atau menundanya dengan tujuan agar seorang muslim lebih memperbanyak tangisan dan merendah diri di hadapan-Nya, atau اَللّهُ سبحانه وتعالى memberi sesuatu yg lbh baik dari yg diminta, atau اَللّهُ سبحانه وتعالى menolak bala’ dengan doa tersebut.

Sunggu اَللّهُ سبحانه وتعالى lebih mengetahui kemslahatan hamba-nya. Do’a merupakan sarana paling tepat utk menggapai harapan yg diinginkan dan berlindung dari hal yg di benci.

Ada beberapa faktor penghalang terkabulnya do’a,diantaranya;

1. Lemahnya do’a itu sendiri, karena do’a yg dipanjatkan tidak disukai اَللّهُ سبحانه وتعالى disebabkan mengandung unsur permusuhan.

2. Lemahnya hati yg berdo’a dan tidak menghadap kepada اَللّهُ سبحانه وتعالى saat berdo’a.

3. Adanya hal-hal yang menghalangi terkabulnya do’a, spt; memakan barang haram, do’a dalam keadaan lalai dan tidak serius, atau adanya dosa yg menumpuk dalam hati.

4. Tergesa-gesa minta dikabulkan do’a, kemudian tidak berdo’a karena merasa lambat dikabulkan do’a.

5.اَللّهُ سبحانه وتعالى tidak memberinya di dunia namun akan memberinya dikhirat dengan yg lebih besar

6.اَللّهُ سبحانه وتعالى tidak mengabulkan permintaan doanya namun menghilangkan keburukan yang semisalnya

7. Tidak terkabulnya doa agar yg berdoa tidak lupa terhdap اَللّهُ سبحانه وتعالى

Al-Qur’an diturunkan sebagai penjelas segala sesuatu, petunjuk dan rahmat serta sebagai obat penyembuh, di dalamnya jg tercantum do’a-do’a yang dpt dipilih dan digunakan seorang muslim saat berdo’a sesuai dgn kondisinya.

Maka hendknya seorang muslim berdo’a dengannya dan memilih yang sesuai dgn keadaan, disertai dengan pengambilan sebab-sebab yang disyariatkan.

(Al-Kamil by Syaikh Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At-Tuwaijiri)

Semoga bermanfaat.
Subhanalloh walhamdulillah laa ilaaha illallooh alloohu akbar.

Possibly Related Posts:


May
12
2012

Mulianya Ketaqwaan

Selesai menemani Rafi dan Irfan belajar.
Malam ini mereka masing2 dpt menyelesaikan 2 bab ipa utk persiapan EHB yg dimulai pada tgl 21 Mei 2012…

Jam menunjukkan pukul 21 lewat 15 menit, masih ada waktu sebelum rasa ngantuk menerjang…..

Mulianya Ketakwaan

Suatu hari, Ali bin Abi Thalib pernah berziarah ke pemakaman kaum muslimin, lalu ia berkata kpd para penghuni kubur.

“Wahai ahli kubur, apakah kalian mengetahui keadaan terakhir dunia kalian?”

Ternyata Dunia yg kalian banggakan selama hidup di Dunia sudah habis semua dan tinggal kenangan…

Harta yg kalian tinggalkan sdh dibagi-bagi kpd ahli waris,

Rumah mewah yg dahulu kalian huni sdh dihuni orang lain,

Mantan istrimu sdh menikah lagi dgn laki2 lain, lalu apa yg tersisa bagimu??

Tanpa disadari beliau mulai meneteskan air mata, lalu ia berkata,” Demi Allah, jika mereka bisa menjawab, pasti jawaban mereka hanya satu,
” Ternyata Bekal terbaik untuk kami di sini bukan semua itu tetapi hanyalah takwa.”

(Diriwayatkan oleh Ibnu Abdil Bar dlm kitab Tamhidnya 20/246)

Possibly Related Posts:


May
12
2012

BARA yang HARUS DIGENGGAM

20 menit waktu berlalu dari yg sudah ditetapkan, Mas Faiz belum keluar dr ruang les piano-nya….

Ada satu lagi yang aku mau baca, sa’at ini Rafi duduk disampingku….

Nabi mengibaratkan orang yg berpegang teguh dg kebenaran pd zaman keterasingan dg seorang yg sedang memegang bara, ketika bara dipegang terasa sangat panas, hingga mengelupaskan kulit & mengeluarkan air mata krn pedihnya, tapi ia harus tetap digenggam, sebab itu perintah & itu satu2nya jalan keselamatan. Jika ia dilepas, berarti lepaslah agama. Bara itu tdk boleh digenggam dg tanggung2. Dapat dipastikan akan menambah lama penderitaan & kesengsaraan, tapi ia harus digenggam agar mati panasnya bara. Yg tinggal hanya kebahagiaan menyongsong ganjaran & pahala.

Sebagaimana yg diriwayatkan Anas bin Malik dr Rasulullaah, beliau bersabda: “Akan datang kpd manusia suatu masa, orang yg sabar pd masa itu bagaikan orang yg sedang menggenggam bara.”
(HR Tirmidzi 4/526 no 2260, berkata Tirmidzi: “Hadits dr jalan ini gharib, & dishahihkan alAlbani di Silsilah 2/645 no 957).

Bukan berarti jika ia bara yg panas, ia boleh dilepas & ditinggalkan, krn dg melepas berarti akan menanggalkan semua atribut penyerahan dirinya kpd Alloh. Berarti ia telah menanggalkan pakaian Islam dr dirinya & memutuskan tali kebahagiaan & pergantungan jiwanya. Krn bara itu tdk lain adalah Islam.

Hal ini ditegaskan Alloh dlm QS Ali Imran: 85 (“Barangsiapa yg mencari agama selain Islam, mk itu tdk akan diterima darinya, & pd akhirat nanti menjadi orang yg merugi.”).
Dari kitab “Temui Aku di Telaga” (Panduan & Motivasi Berpegang Teguh pd Zaman Keterasingan) karya Armen Halim Naro.
BBM dari Ustad Agus Hendra

Agus Hendra (abu zaidan fawwaazz):
*BARA yg HARUS DIGENGGAM* Nabi mengibaratkan orang yg berpegang teguh dg kebenaran pd zaman keterasingan dg seorang yg sedang memegang bara, ketika bara dipegang terasa sangat panas, hingga mengelupaskan kulit & mengeluarkan air mata krn pedihnya, tapi ia harus tetap digenggam, sebab itu perintah & itu satu2nya jalan keselamatan. Jika ia dilepas, berarti lepaslah agama. Bara itu tdk boleh digenggam dg tanggung2. Dapat dipastikan akan menambah lama penderitaan & kesengsaraan, tapi ia harus digenggam agar mati panasnya bara. Yg tinggal hanya kebahagiaan menyongsong ganjaran & pahala. Sebagaimana yg diriwayatkan Anas bin Malik dr Rasulullaah, beliau bersabda: “Akan datang kpd manusia suatu masa, orang yg sabar pd masa itu bagaikan orang yg sedang menggenggam bara.” (HR Tirmidzi 4/526 no 2260, berkata Tirmidzi: “Hadits dr jalan ini gharib, & dishahihkan alAlbani di Silsilah 2/645 no 957).

Bukan berarti jk ia bara yg panas, ia boleh dilepas & ditinggalkan, krn dg melepas berarti akan menanggalkan semua atribut penyerahan dirinya kpd Alloh. Berarti ia telah menanggalkan pakaian Islam dr dirinya & memutuskan tali kebahagiaan & pergantungan jiwanya. Krn bara itu tdk lain adalah Islam. Hal ini ditegaskan Alloh dlm QS Ali Imran: 85 (“Barangsiapa yg mencari agama selain Islam, mk itu tdk akan diterima darinya, & pd akhirat nanti menjadi orang yg merugi.”). Dari kitab “Temui Aku di Telaga” (Panduan & Motivasi Berpegang Teguh pd Zaman Keterasingan) karya Armen Halim Naro.

Possibly Related Posts:


May
12
2012

Dua Langkah Dalam Kehidupan Manusia

Tak terasa, beberapa menit lagi waktu berlalu….
Sambil sebentar2 mataku tak lepas2nya mengawasi Rafi dan Irfan yg sedang bercanda mengisi waktu luangnya menunggu mas Faiz selesai….

Disa’at mereka tenang, aku meneruskan utk membaca BBM dari Ustad Agus Hendra yg tersimpan didlm bb-ku….

Ta’kala ajal menjelang, Hasan al-Bashri berwasiat kepada beberapa orang lelaki dari kerabatnya yang datang menjenguknya. Mereka mengatakan, “Hai Abu Sa’id (julukan Hasan al-Bashri), bekalilah kami dengan nasehat-nasehat yang bermanfaat.”

Hasan al-Bashri berkata, “Baiklah, kalian akan kubekali dengan tiga nasehat, kemudian beranjaklah dari sini dan biarkan aku menghadapi apa yang akan kuhadapi.
 Setiap perkara yang dilarang bagi kalian, jadilah kalian orang yang paling menjauhinya.
 Setiap perkara ma’ruf yang diperintahkan bagi kalian, jadilah kalian orang yang paling mengamalkannya.

Dan….
Ketahuilah bahwa langkah kalian ada dua; langkah yang menguntungkan dan langkah merugikan.

Maka perhatikan, ke mana saja kau melangkah dari pagi hingga sore.” (Hilyatul Auliya’, 1/275)

Hasan al-Bashri berkata: “Tidaklah aku melihat dengan mataku, berucap dengan lisanku, memegang dengan tanganku, ataulah melangkah dengan kakiku sampai aku melihat apakah aku melakukan di atas ketaatan ataukah kemaksiatan ? Jika merupakan ketaatan maka aku meneruskannya, namun jika merupakan kemaksiatan aku mundur.” (Jami’ul ulum wal Hikam, 93)

Subhanallah…..

Possibly Related Posts:


May
12
2012

Untaian Nasehat yang Indah

Sabtu siang, May 12, 2012 12:23:47 di sa’at menunggu anak2 les piano.
Entah sudah beberapa kalinya aku membacanya……

Nasehat Rasulullah kepada Abu Hurairah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Jauhilah keharaman..
Niscaya kamu menjadi orang yang paling beribadah..

Ridholah dengan pembagian Allah untukmu..
Niscaya kamu menjadi manusia yang paling kaya..

Berbuat baiklah kepada tetanggamu..
Niscaya kamu menjadi mukmin sejati..

Sukailah untuk manusia sebagaimana kamu suka untuk dirimu..
Niscaya kamu menjadi muslim sejati..

Jangan banyak tertawa..
Karena banyak tertawa mematikan hati..

(HR Thabrani dan dishahihkan oleh syaikh Al Bani dalam shahih jami’ no 100).

Naungan di Padang Makhsyar hari Qiyamat

Disaat matahari diatas kepala, kondisi tubuh tak berpakaiaan, kaki pun tak beralas, dan disaat itu kita menunggu dan menunggu hari peradilah akbar.

Ada beberapa kelompok manusia mendapatkan keteduhan di hari yg sangat panas itu.. Mereka adalah yg ternaungi oleh naungan dari Allah Ta’ala,
Dalam hadits shohih disebutkan:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ, إِمَامٌ عَادِلٌ, وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ اللَّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ يَمِينُهُ مَا تُنْفِقُ شِمَالُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

Dari Abu Hurairah ra berkata, aku mendengar Rasulullah s bersabda,
“Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah pada hari yang tidak ada naungan selain naungan-Nya;
1. Seorang imam yang adil.
2. Seorang pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah ‘azza wa jalla.
3. Seorang lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid.
4. Dua orang yang saling menyintai karena Allah, keduanya bertemu dan berpisah karena Allah.
5. Seorang lelaki yang diajak berbuat mesum oleh wanita berkedudukan lagi cantik, lalu ia berkata, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah ‘azza wa jalla.’
6. Seorang lelaki yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan tangan kanannya.
7. Dan seorang lelaki yang berdzikir kepada Allah dalam kesendirian, lalu meneteslah air matanya.”

[Shahih, diriwayatkan Al-Bukhari (660) dan Muslim (1031)].
Ustad Agus Hendra.

Possibly Related Posts:


May
12
2012

Apa Yang Didapat Oleh Orang Yang Mempunyai Keinginan Berbuat Kebaikan Dan Kejahatan

Saya merasakan, hal ini harus kita sering ingat dan sampaikan kepada anak2 kita…..

Apa Yang Didapat Oleh Orang Yang Mempunyai Keinginan Berbuat Kebaikan Dan Kejahatan

Dari Ibnu Abbas رضي الله عنه dari Nabi صلى الله عليه وسلم beliau telah meriwayatkan dari Rabbnya ‘Azza wa Jalla, Dia berfirman: “Sesungguhnya اللّهُ mencatat kebaikan dan kejahatan kemudian اللّهُ menjelaskannya.

Maka barangsiapa yang berniat mengerjakan kebaikan tetapi dia tidak mengerjakannya, niscaya اللّهُ menuliskan di sisi-Nya untuknya satu kebaikan yang sempurna.

Maka jika dia meniatkannya kemudian dia mengerjakannya, niscaya اللّهُ menuliskannya di sisi-nya untuknya sepuluh kebaikan sampai tujuh ratus kali lipat dan sampai berlipat-lipat kali yang banyak sekali.

Dan barangsiapa yang berniat mengerjakan kejahatan tetapi dia tidak mengerjakannya, niscaya اللّهُ menuliskannya di sisi-Nya untuknya satu kebaikan yang sempurna.

Maka jika dia meniatkannya kemudian dia mengerjakannya, niscaya اللّهُ menuliskannya di sisi-Nya untuknya satu kejahatan (saja)“.
(HR Bukhari 6491, Muslim 131).

[Kitab ZUHUD & RIQAA-'IQ Bab 45, Meniti Zuhud Islami Menapaki Kelembutan-Kelembutan Hati, Al Ustadz Abdul Hakim Bin Amir Abdat Hafizahullah].
Sharing dari BBM Ustad Agus Hendra.

Possibly Related Posts: